Semarang, varianews.com – Kandidat bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meyakini isu yang memanfaatkan sentimen suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) tidak akan laku di Pilkada Jabar 2018 mendatang. Menurut dia, mayoritas warga Jabar tidak tertarik isu tersebut.
“Saya sudah posting, tes kalimat itu (SARA) jawabannya 60 persen tidak percaya itu, yang percaya hanya 20 persen,” kata Wali Kota Bandung itu, seusai mengisi kuliah umum di Undip Semarang, Jumat (27/10/2017).
Ridwan Kamil menyimpulkan bahwa mayoritas warga Jawa Barat tidak terpengaruh dengan isu SARA yang sebelumnya berkembang di Pilkada DKI Jakarta. Dengan survei sederhana yang dilakukannya, dia yakin itu tidak akan terjadi di Bandung.
“Mayoritas warga Jawa Barat melokalisir masalah Jakarta hanya untuk Jakarta,” ujarnya.
Isu sentimen SARA terjadi karena adanya sentimen individu. Jakarta juga berbeda dengan Jawa Barat sehingga antara dua hal itu tidak dapat dikaitkan.
“Isu itu terjadi karena individu. Ada problem dalam persepsi sebagian masyarakat Jakarta, dan hubungan masyarakat Jakarta dengan apa kan tidak ada ada hubungannya dengan saya. Saya kira memang ini tidak relevan, kami lokalisir karena ini masalah individual,” kata dia.
Di depan mahasiswa Undip, Emil juga sempat mengutarakan niatnya maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Keputusan maju salah satunya terdorong oleh permintaan ibunya untuk mulai mengurus Provinsi Jawa Barat. Tugas membantu Kota Bandung dinilai sudah cukup.
“Ibu saya menyuruh urus pantai, desa, hutan, makanya saya maju gubernur, mengurusi 45 juta jiwa yang setara penduduk di tiga negara Eropa,” ujar dia.
Sekjen Golkar Idrus Marham mengumumkan secara resmi partainya mengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat
Kepada mahasiswa dan para dosen Undip, Emil berjanji akan tetap membantu Kota Bandung, namun melalui tangan gubernur jika nantinya dipilih.
Emil mengaku sempat geram lantaran tak bisa mengatasi persoalan banjir, hingga transportasi karena terbentur dengan kekuasaan wilayah lain. Melalui gubernur, persoalan itu dimungkinkan dapat diatasi. (kompas.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here