Aliansi Anti Korupsi Bandung Tolak Pelemahan Pemberantasan Korupsi

0
10

Bandung, Varianews.comAliansi Anti Korupsi Bandung yang terdiri dari alumni Sekolah Antikorupsi ICW, Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), komunitas Teu Usum Korupsi Klub UPI, Tim Penggerak Anti Korupsi UNPAS, menolak segala bentuk pelemahan pemberantasan korupsi.

Penolakan mereka terhadap pelemahan lembaga anti rausah ini disampaikan kepada publik saat kegiatan Car Free Day di kawasan Ir H Djuanda atau Dago, Kota Bandung, Minggu.

Presiden Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung ( KM ITB) Ardhi Rasy Wardhana mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mesti berbenah, tapi tidak dengan hak anget.

“KPK Harus berbenah tapi bukan dibenahi dengan pengambilan hak angket melalui pansusnya,” kata dia.

Menurut dia, apa yang dilakukan DPR tentang hak angket dan pansusnya itu tidak menyelesaikan permasalahan. Ia memang mangaku bahwa pembenahan itu perlu ada di tubuh KPK.

Ardhi sendiri mengusulkan untuk tolak hak angket itu dan mengusulkan ada badan pengawas KPK sehingga keputusan tidak hanya ada di tangan lima pimpinan KPK namun menurutnya, ini perlu didiskusikan lebih lanjut.

“Usulan kami, ya sama-sama menolak hak angket, tapi kami mengusulkan ada badan pengawas dari KPK. Tapi ini harus didiskusikam lebih jauh,” katanya.

Dalam hal kampanye anti korupsi sendiri, Ardhi menilai masyarakat sudah cukup berkontribusi dan ia meyakini, masyarakat saat ini sudah satu frame tentang pemberantasan korupsi ini.

Sementara itu, dalam hal upaya kampanye pemberantasan korupsi, Ardhi yakin bahwa KPK tidak bisa sendirian sehingga masyarakat mesti berperan aktif dalam kampanye antikorupsi ini.

“Minimalnya ikut kampanye, petisi, dan kampanye kampanye di media sosial,” kata dia. *(Anas Nasikhin / ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here