Membangun Ketahanan Pangan dengan Diversifikasi Bahan Pangan Lokal

0
12

Cimahi, Varianews.com – Pelaksana Tugas Wali Kota Cimahi Sudiarto menyatakan Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan menyebutkan ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan yang tercermin dari tersedianya pangan cukup baik jumlah maupun mutu, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Undang-undang pangan bukan hanya  tentang ketahanan pangan, namun juga memperjelas dan memperkuat pencapaian ketahanan pangan dengan mewujudkan kedaulatan pangan (food soveregnity) dengan kemandirian pangan (food resilience) serta keamanan pangan (food safety).

“Untuk memenuhi kebutuhan itu perlu adanya program ketahanan pangan yang mantap dan kesinambungan yang didukung dengan adanya input sumber daya alam, kelembagaan, budaya, permodalan dan teknologi pertanian yang berwawasan lingkungan,” ujarnya dalam rapat koordinasi ketahanan pangan dan rapat pleno dewan ketahanan pangan kota cimahi, di Aula Gedung A, Komp. Perkantoran Pemkot Cimahi, Jl. Rd. Demang Hardjakusumah, baru-baru ini.

Sudiarto berharap rapat koordinasi dan pleno dewan ketahanan pangan dapat mendukung pemerintah dalam mewujudkan cita-cita pembangunan ketahanan pangan dan gizi yang meliputi penyediaan, distribusi, cadangan, penganekaragaman konsumsi, pencegahan, penanggulangan masalah pangan dan gizi. Dewan ketahanan pangan juga mempunyai fungsi koordinasi perumusan kebijakan, evaluasi dan pengendalian dalam rangka penyelenggaraan system ketahanan pangan yakni ketersediaan, distribusi dan konsumsi.

“Untuk mencapai suatu kondisi ketahanan pangan yang mantap, diperlukan mobilisasi yang dinamis dari semua pihak terkait, dalam hal ini ketersedian pangan. Hendaknya dirumuskan supaya kebijakan untuk pemenuhannya sejak dari perkiraan kebutuhan, kemampuan memproduksi sendiri dan kemungkinan pasokan bahan pangan dari luar daerah,” tutupnya. *(Anas Nasikhin / Hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here