DLH Abaikan Permintaan Wabup Bandung

0
13

SoreangVarianews.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Bandung dianggap mengabaikan permintaan Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan agar sejumlah nama perusahaan yang bandel karena diduga membuang limbah pabrik ke sungai Citarum segera diumumkan.

Hingga Selasa (2/10/2017), DLH belum juga mengumumkan 126 perusahaan yang selama ini diduga membuang limbah pabrik ke sungai. Termasuk penutupan  200 saluran air industri yang terindikasi mencemari sungai Citarum karena sudah mencapai level yang mengkhawatirkan.

Sebelumnya Wabup Gun Gun meminta pihak DLH harus berani mengumumkan sejumlah nama industri yang sudah diberikan peringatan dan penutupan 200 saluran air industri. Ini dilakukan agar masyarakat tahu.

DLH tidak perlu takut mengumumkan nama-nama perusahan tersebut.  Buka dan umumkan ke publik agar masyarakat  tahu, perusahaan mana saja yang  diduga telah mencamari sungai Citarum. Jika tetap membandel, pihaknya akan menyerahkan persoalan ini kepada penegak hukum.

Mantan ketua DPRD Kab. Bandung, H. Agus Yasmin juga sebelumnya mengatakan, sudah sepatutnya Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bandung mengeluarkan daftar pabrik yang sudah di tutup pembuangannya ke Citarum melalui media masa, kemudian sebutkan UU dan pasalnya dalam ketentuan Lingkungan yang di langgar.

Pernyataan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Bandung, Asep Kusumah  yang telah mengirim surat peringatan kepada 126 perusahaan dan mengklaim telah menutup 200 saluran air industri yang terindikasi mencemari sungai Citarum dinilai sebagai tanggung jawab ke publik.

Ancaman DLH ini ditanggapi sinis oleh sejumlah warga.”Lagu lama,” cetus Bono. Warga lainnya, Bambang juga berkomentar ”Halah, sok sokan, dari dulu juga beritanya begitu. Tapi kenyataannya ya tetap begitu begitu saja. Bila berniat benar benar semua sudah jelas terlihat mata kok”.

Yudhi pun menanggapi ancaman itu, perasaan ti kapungkur masalah limbah teu selesai wae, hahaha.. Punten abdi jalmi awam bade tumaros. Ari ti kapungkur dinas lingkungan Hidup kamana wae?? Tinggal Citarum sampe ka tercemar parah, teu mungkin mun teu apal ? .

Berita ini membutuhkan konfirmasi lebih lanjut dari Kepala Bagian (Kabag) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Wawan Ridwan dan Kadis Lingkungan Hidup Kab. Bandung, Asep Kusumah. (Anas Nasikhin / SOL/wir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here